Kamis, 16 Oktober 2014

INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT



INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT


PENGERTIAN
Individu dalam ilmu sosial paham individu, menyangkut tabiat dengan kehidupan dan jiwa yang majemuk, memegang peranan dalam pergaulan hidup manusia. Individu merupakan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan. Maka dapat disimpulkan bahwa individu adalah manusia yang memiliki peranan khas atau spesifik dalam kepribadiannya. Dan terdapat tiga aspek dalam individu yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis rohaniah, dan aspek sosial. Dimana aspek aspek tersebut saling berhubungan. Apabila salah satu rusak maka akan merusak aspek lainnya.
Keluarga adalah lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.
Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). 

KASUS
Kekerasan dalam rumah tangga (disingkat KDRT) adalah kekerasan yang dilakukan di dalam rumah tangga baik oleh suami maupun oleh istri. Menurut Pasal 1 UU Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Sebagian besar korban KDRT adalah kaum perempuan (istri) dan pelakunya adalah suami, walaupun ada juga korban justru sebaliknya, atau orang-orang yang tersubordinasi di dalam rumah tangga itu.

ANALISIS
Pada kasus ini, pelaku atau korban KDRT adalah orang yang mempunyai hubungan darah, perkawinan, persusuan, pengasuhan, perwalian dengan suami, dan anak bahkan pembatu rumah tangga, tinggal di rumah ini. Ironisnya kasus KDRT sering ditutup-tutupi oleh si korban karena terpaut dengan struktur budaya, agama dan sistem hukum yang belum dipahami. Padahal perlindungan oleh negara dan masyarakat bertujuan untuk memberi rasa aman terhadap korban serta menindak pelakunya.

SOLUSI
Di dalam setiap keluarga harus selalu adanya komunikasi yang baik. Supaya tidak ada kesalah pahaman yang menyebabkan emosional yang menimbulkan kekerasaan rumah tangga. Keharmonisan dan juga keserasian harus selalu terjalin, karena bisa mempererat rasa sayang dan rasa untuk saling melindungi.

REFERENSI
http://lukmannulhakimm.blogspot.com/2012/12/pengertian-individu.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga
http://id.wikipedia.org/wiki/Kekerasan_dalam_rumah_tangga
»»  Baca Selanjutnya...

PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN




PENDUDUK, MASYARAKAT, KEBUDAYAAN

PENGERTIAN
Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatuwilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan salingberinteraksi satu sama lain secara terus menerus / kontinu.
Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain).
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

KASUS
Kemiskinan merupakan suatu masalah bagi Negara-negara di seluruh dunia, kemiskinan merupakan penyakit sosial ekonomi bagi Negara berkembang dan Negara maju. Kemiskinan sendiri adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.  

ANALISIS
Penyebab munculnya kemiskinan itu sendiri yaitu, kemiskinan kebudayaan; biasanya disebabkan adanya kesalahan pada subjeknya. Misalnya malas, tidak percaya diri, gengsi, tak memiliki jiwa wirausaha yang kompatibel, tidak mempunyai kemampuan dan keahlian, dan sebagainya. Kedua kemiskinan struktural; ini biasanya terjadi disebabkan faktor eksternal yang melatarbelakangi kemiskinan itu sendiri. Faktor eksternal itu disebabkan kinerja dari pemerintah di antaranya: pemerintah yang tidak adil, korupsi, paternalisitik, birokrasi yang berbelit, dan sebagainya.

SOLUSI
Berdasarkan masalah yang telah dibahas di atas, untuk keluar dari masalah kemiskinan tersebut kita seharusnya paham tentang apa yang dimaksud kemiskinan dan faktor-faktor penting penyebab masalah kemiskinan tersebut. Dan pengentasan kemiskinan tidak bisa kita serahkan kepada pemerintah saja, tetapi juga harus dibantu oleh sektor lain dan harus dimulai dari diri kita sendiri. Pemerintah pun harus mempunyai program pengentasan kemiskinan yang lebih baik dari yang sudah ada dan diharapkan pemerintah baik di kota atau daerah bisa menjalankan dengan sejujur mungkin tanpa adanya korupsi yang saat ini merajalela.

REFERENSI
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
»»  Baca Selanjutnya...

Jumat, 10 Oktober 2014

SISTEM TERDISTRIBUSI





SISTEM TERDISTRIBUSI


Pengertian Sistem Terdistribusi
  • Sebuah sistem dimana komponen hardware atau software-nya terletak dalam suatu jaringan komputer dan saling berkomunikasi dan berkoordinasi mengunakan message pasing.
  • Sebuah sistem yang terdiri dari kumpulan dua atau lebih komputer dan memiliki koordinasi proses melalui pertukaran pesan synchronous atau asynchronous.
  • Kumpulan komputer independent yang tampak oleh user sebagai satu sistem komputer.
  • Kumpulan komputer autonom yang dihubungkan oleh jaringan dengan software yang dirancang untuk menghasilkan fasilitas komputasi terintegrasi.
Dari bebarapa pengertian diatas dapat di tarik kesimpulan bahwa sistem terdistribusi adalah sebuah sitem yang terdiri dari kumpulan autonomous computers yang terhubung melalui sistem jaringan computer dan dilengkapi dengan system software tedistribusi untuk membentuk fasilitas computer terintegrasi. Sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berkomunikasi dan melakukan koordinasi hanya dengan pengiriman pesan (message passing) secara synchronous atau asynchronous.
Contoh Sistem Tedistribusi :
sst
PS (Proxy Server) : Sebagai Bayangan Server
Middlewear : Penerjemah antara client-client ke server, untuk meggeneralisasikan atau menyatukan.
 ST
Permasalahan Sistem Terdistribusi :
  • Jaringan : Jika jaringan terputus data disimpan di memori computer (client), jika sudah online lagi data yang tersimpan otomatis tertarik ke server.
  • Keamanan Komputer (Securities) : Permasalahannya semua orang bisa mengakses, sehingga dibuat password/pin
Karakteristik Sistem Terdistribusi :
  1. Transparansi
Transparan: bagi pemakai, keberadaan beberapa komponen tampak sbg satu sistem saja.
Access transparency : Local & remote resources dpt diakses dgn operasi yg sama.
Location transparency : Resource dpt diakses tanpa tahu di mana lokasinya.
  1. Keheterogenan komponen (heterogenity)
    Suatu sistem terdistribusi dpt dibangun dr berbagai n/w, o/s, h/w, & p/l yg berbeda. IP dpt digunakan utk mengatasi perbedaan jaringan. Middleware mengatasi perbedaan lainnya.
  2. Keterbukaan (openness)
Mendukung extensibility.-Setiap komponen memiliki antarmuka (interface), yg di-publish ke komponen lain.
Perlu integrasi berbagai komponen yg dibuat olehprogrammer atau vendor yg berbeda.
  1. Keamanan (security)
Shared resources & transmisi informasi rahasia perlu dilengkapi dgn enkripsi.
Cegah denial of service.-PS: Dibahas dlm kuliahCriptography & Information Security.
  1. Scalability
Penambahan pemakai membutuhkan penambahan resource yg konstan.
Cegah bottleneck.w Jika perlu, gunakan replikasi
  1. Penanganan kegagalan (failure handling)
Setiap proses (komputer atau jaringan) dpt mengalami kegagalan secara independen.
Komponen lain harus tetap berjalan dgn baik.
E.g. failed branch in a distributed banking system.
  1.  Concurrency of components
Multiple users with concurrent requests to a shared resources.
Setiap resource hrs aman di lingkungan tsb di atas.
 Kelemahannya :
-Crowded/rumit ;
-Jumlah Server mempengaruhi ;
-Jaringan Terhambat/lambat ;
-Processor ;
-Semakin banyak fiture semakin panjang prosesnya.
»»  Baca Selanjutnya...
 

Shantii Widya Kusuma Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by faris vio Templates Image by vio's Notez